Viral! Bocah di Takalar Dibully, Ditendang dan Dianiaya Remaja


Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang bocah laki-lakiberinisial MY menjadi korban bullying dan mengalami kekerasan fisik oleh sekelompok remaja di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

UJARAN.CO.ID, TAKALAR – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang bocah laki-lakiberinisial MY menjadi korban bullying dan mengalami kekerasan fisik oleh sekelompok remaja di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Kasus ini dibenarkan oleh pihak kepolisian. “Iya, (kejadiannya di) Takalar,” ujar Kaurbinops Satreskrim Polres Takalar, Iptu Sumarwan.


Peristiwa penganiayaan anak ini terjadi di Dusun Tarembang, Desa Tarembang, Kecamatan Galesong, pada Minggu (23/3) sekitar pukul 16.00 WITA. Orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Takalar. “Tadi malam melapor ini orang tuanya (korban),” ujarnya.


Polisi telah mengidentifikasi dua terduga pelaku, yakni AW dan H. “Terduga pelaku itu ada 2 orang. Ini, kan, lagi didalami peranannya. Kita masih penyelidikan dulu, dalami peranannya masing-masing,” ujar Sumarwan.


Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan korban serta saksi-saksi. “(Kronologinya) ini lagi didalami keterangan korban. Yang laporannya awal itu penganiayaan, kekerasan terhadap anak. Kita lagi dalami keterangan pelapor, korban, sama saksi,” ujarnya.


Baca Juga

Dari dua terduga pelaku, satu orang sudah diamankan pihak kepolisian. “Baru 1 orang (terduga pelaku yang diamankan dan diperiksa). Satunya masih dicari,” ungkapnya.


Polisi memastikan akan menangani kasus ini secara serius dan mengusut tuntas tindakan bullying serta kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayahnya. “Kami akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.


Sementara itu, masyarakat mengecam tindakan perundungan tersebut dan berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal. “Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Harus ada efek jera bagi pelaku,” ujar salah seorang warga.


Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak yang terjadi di Indonesia. Pemerhati anak meminta agar kasus bullying ini segera diusut tuntas. “Perundungan seperti ini tidak boleh dibiarkan. Harus ada keadilan bagi korban,” ujar aktivis perlindungan anak.


Hingga saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap satu pelaku yang belum tertangkap.

0 Comments