banner 1200x130

Aktivis Memilih Jadi Pengusaha, Kamrussamad: Patut Diapresiasi

  • Bagikan
banner 400x130
Foto: Kamrussamad saat mengunjungi kios Mattuju di Pasar Toddopuli, Kota Makassar.

UJARAN.MAKASSAR – Ditengah kunjungannya ke Sulawesi Selatan. Kamrussamad selaku anggota DPR RI komisi XI mengunjungi salah satu toko sembako kios MATTUJU di pasar Toddopuli, Minggu (10/10/2021)

Kamrussamad yang juga menjabat sebagai ketua KAHMI preneur mengapresiasi aktivis yang memilih jadi pengusaha.

“Tidak banyak loh orang-orang yang berlatar belakang aktivis itu fokus jadi pengusaha, pengusaha sembako lagi , butuh konsistensi dan kesabaran untuk fokus di wilayah itu,” ujarnya

Dia juga berharap kedepannya banyak tercipta pengusaha-pengusaha dari kalangan millenial ditengah mindset anak muda saat ini banyak yang ingin jadi pegawai negeri sipil.

“Kita berharap kedepannya kalangan millenial memilih jalur pengusaha semakin bertambah, agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Karena hari ini mindset anak millenial kebanyakan banyak yang mau jadi PNS , memilih zona nyaman. Makanya kita patut apresiasi teman-teman yang memilih jalur usaha,” katanya.

Selaku pelaku UMKM yang di kunjungi kamrussamad, pemilik kios MATTUJU Muhammad Fadhil berterimakasih atas kunjungan Kamrussamad.

Baca Juga :  Konfercab HMI Cabang Parepare, Pengurus Diduga"Kabur" dari LPJ

“Di tengah kesibukannya selaku anggota DPR RI , beliau mau mengunjungi kios kami dan mensupport kami untuk terus mengembangkan usaha yang kami tekuni” pungkasnya

” InsyaAllah apresiasi beliau kami jadikan sebagai pijakan untuk berbuat lebih banyak lagi, dan kehadiran beliau d kios kami menjadi penyemangat untuk terus bekerja keras lagi mengembangkan usaha kami” tegas Muhammad Fadhil sebagai Direktur CV MATTUJU.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir kepala bidang kewaspadaan nasional dan ketahanan sosial ekonomi provinsi Sulsel , Arfan seri Jusuf , direktur insting institute Syamsul Bahri, Direktur CV. Farizta utama , Direktur Pertama Production, Muzakkir dan beberapa pemuda millenial lainnya. (Red/Pensa)

Facebook Comments

  • Bagikan