Bimtek Kedua KPU Selayar Hadirkan Komisioner KPU Sulsel

  • Share

UJARAN.SELAYAR – Kegiatan bimbingan tekhnis (bimtek) pengelolaan media centre, diklat jurnalistik, dan penyusunan laporan pemilu yang digelar selama dua hari, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Selayar, di Gedung Sekretariat PKK, Jalan Muh. Krg. Bonto, Kota Benteng, Rabu (30/09/20).

Penyelenggaraan bimtek hari kedua menorehkan catatan sejarah baru dalam penyelenggaraan tahapan pilkada serentak, di Kabupaten Selayar.

KPU Selayar hadirkan Komisioner KPU Selayar, masa bhakti, 2013-2018, Muh. Karyadin yang diundang dan dihadirkan sebagai moderator kegiatan bimbingan tekhnis (bimtek) pengelolaan media centre, diklat jurnalistik, dan penyusunan laporan pemilu untuk hari kedua.

Hadir pula, Koordinator Divisi Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Fatmawati Rahim yang menjadi narasumber pelaksanaan kegiatan bimtek pengelolaan media centre, diklat jurnalistik, dan penyusunan laporan pemilu

Muh. Karyadin mengingatkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Selayar, selaku lembaga tekhnis penyelenggara pemilu bertanggungjawab secara moral untuk menjamin terlaksananya pesta demokrasi pemilihan kepala daerah yang aman, lancar, dan kondusif.

“KPU harus mempertanggungjawabkan setiap bentuk tahapan pilkada yang telah diselenggarakan,” ujarnya

“Setelah terlewatkannya seluruh rangkaian tahapan pilkada, KPU bersama segenap jajaran penyelenggara di lapangan, selanjutnya, akan diperhadapkan pada proses penyusunan laporan yang merupakan media evaluasi penyelenggaraan tahapan pilkada sebagai sebuah satu kesatuan yang tak terpisahkan satu sama lain,” tegasnya

Lebih lanjut ia menyebut, bahwa penyusunan laporan merupakan media penyebarluasan informasi mengenai rangkaian penyelenggaraan kontestasi demokrasi yang menganut azas keterbukaan dan transpransi.

Dalam konteks tersebut, Muhammad Karyadin meminta dan mengajak peserta bimtek, untuk betul-betul menyimak dan memperhatikan, serta menyelami item-item materi yang disampaikan narasumber.

Sementara itu, dalam pemaparan materinya, Fatmawati Rahim mengemukakan bahwa tugas pokok dan fungsi penyelenggara kepemiluan merupakan sebuah titipan amanah yang membutuhkan kekuatan komitmen diri.

Menurutnya, Selain sebagai media sharing untuk mengamalkan dan berbagi ilmu, fungsi penyelenggara pemilu hendaknya dipandang sebagai salah satu bentuk ibadah dan motivasi diri untuk mempertahankan dan menjaga komitmen personal, selama menunaikan tugas pokok dan fungsi sebagai seorang komisioner KPU.

“Seorang penyelenggara dituntut untuk bisa ikhlas menerima keragaman dinamika dan konsekuensi, termasuk mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga, bahkan terkadang, waktu dan kesempatan berkumpul bersama keluargapun, harus lebih banyak dihabiskan di lingkungan kantor untuk merampungkan tugas supervisi dan pengolahan data,” katanya.

Hal ini kata dia, hendaknya, dapat dimaknai sebagai bentuk implementasi komitmen dan totalitas diri yang sepenuhnya telah diwakafkan untuk kepentingan rakyat dan masyarakat umum,

“Hendaknya dimaknai sebagai implementasi komitmen dan totslitas diri yang sepenuhnya telah diwakafkan untuk kepentingan rakyat dan masyarakat umum,” tandasnya. (Red/Pensa)

Facebook Comments

Baca Juga :  Breaking News (14/09) : Bupati Jeneponto Bersama Istirnya Dinyatakan Positif Covid-19
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *