Front Gerakan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

  • Share
Unjuk Rasa Front Gerakan Mahasiswa.

UJARAN.MAKASSAR – Front Gerakan Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (06/10/20).

Aksi itu dilakukan lantaran Front Gerakan Mahasiswa menilai UU Omnibus Law/Cipta Kerja tidak pro terhadap kepentingan dan hak-hak rakyat.

Ketua Barisan Mahasiswa Garda Bela Negara Nasional (BM GBNN), Tangguh Eka B.A. Ilham dalam orasinya mengatakan, pengesahan RUU Omnibus Law menggambarkan defisit moral pemerintah dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Disahkannya RUU Omnibus Law dengan penuh kekumuhan moralitas bukan lagi rendah tapi sama sekali defisit moral, disaat kondisi masyarakat tak mampu untuk menyampaikan aspirasi normal karena situasi Pandemi Covid-19,” tegas Idham sapaan akrab Tangguh Eka B.A. Ilham dalam orasinya.

Menurut Idham, pengesahan tersebut membunuh dan memperkuat asumsi bahwa pemerintah dan DPR melakukan kolaborasi dengan antek-antek asing hingga berefek pada ancaman disintegrasi.

“Kehadiran Omnibus Law menghadirkan 3 (tiga) poin penting, yakni undang investor asing, tekan upah buruh, dan mempersilahkan kerusakan lingkungan,” jelas Idham.

Senada dengan itu, Lili Cahyati, mahasiswa UINAM Jurusan PMI/Kessos yang tergabung dalam Front Gerakan Mahasiswa menyampaikan, aksi yang dilakukan telah terkonsolidasi atas keresahan-keresahan terhadap disahkannya UU Omnibus Law.

“UU Omnibus Law telah mengalami perampingan, jika dikaji dan dapat disimpulkan 3 (tiga) poin pentingnya yakni tekan upah buruh, silahkan rusak lingkungan, dan kebebasan dari investor untuk masuk di Indonesia,” tandasnya. (Red/Pensa)

Facebook Comments

Baca Juga :  Beasiswa Sinjai Diumumkan Awal Desember
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *