Kabupaten Selayar Tempati Urutan Pertama Tingkat Kerawanan Pilkada di Sulsel

  • Share
Ketua KPU Selayar, Nandar Jamaluddin saat menyampaikan pengantar pleno.

UJARAN.SELAYAR – Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai salah satu dari 12 Kabupaten/Kota penyelenggara pilkada dari sisi kerawanan dengan presentasi 54%.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin dalam uraian pengantar, rapat pleno penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Selayar di Ruang Rumah Pintar Pemilu, Kantor KPU Selayar, Rabu (23/09/20).

Nandar menyebutkan, potensi kerawanan itu terungkap dari rapat Kordinasi (rakor) antara KPU, Gubernur, Pangdam XIV/Hasanuddin, dan Kapolda Sulawesi Selatan.

“Dalam rakor tersebut diuraikan secara gamblang tentang peta kerawanan pilkada yang menempatkan Kabupaten Selayar pada urutan pertama tertinggi, disusul Kota Makassar pada urutan kedua dengan presentasi kerawanan 49%,” katanya.

Baca Juga :  Pilkada, Pilih Hidup Tapi Golput atau Mati Demi Pilihan Kesayangan?

Peta kerawanan pilkada didasarkan pada potensi gesekan antar sesama tim sukses dan tim pemenangan, serta indikasi pelanggaran protokol kesehatan.

Namun demikian, Ketua KPU Selayar tetap optimis dan menyampaikan ajakan kepada seluruh komponen masyarakat Selayar untuk bersama-sama berikhtiar,bermunajat, dan berdoa agar prediksi kerawanan pilkada tidak sampai terjadi di Selayar.

banner 336x280

Usai menyampaikan pengantar, Ketua KPU Selayar, Nandar Jamaluddin bersama tiga orang komisioner yang terdiri dari Kordinator Divisi Data, Sukardi, Kordinator Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Pemilih, Andi Nastuti dan Kordinator Divisi Hukum, Mansurt Sihadji, berkenan melakukan penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati tahun 2020 kepada lo penghubung pasangan calon dan pimpinan badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabpaten Selayar.

Rangkaian acara penyerahan berita acara dan surat keputusan diakhiri dengan season foto bersama antara komisioner KPU, LO, dan unsur bawaslu, serta paparan koordinator divisi hukum KPU, Mansurt Sihadji, tentang mekanisme pembukaan rekening khusus dana kampanye (RKDK) yang wajib dilakukan oleh masing-masing pasangan calon sehari setelah penetapan pasangan calon dan sehari sebelum masa kampanye. (Ril/Accullk)

Baca Juga :  Warung Makan di Bikeru Ludes Dilalap Si Jago Merah



Facebook Comments

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *