banner 1200x130

Kembali Memanas, Anggaran Covid-19 Sinjai Kini Dipertanyakan

  • Bagikan
banner 400x130
Andi Darmansyah (Anca Mayor) Penggiat Sosial Kabupaten Sinjai

UJARAN.SINJAI – Anggaran Covid-19 hingga saat ini masih ramai perbincang publik, khususnya di daerah Kabupaten Sinjai, perbincangan tersebut kembali memanas. Selasa, (08/0920).

Pasalnya insentif khusus bagi tim tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, dipertanyakan.

Andi Darmawansyah selaku pegiat sosial saat dikonfirmasi oleh wartawan Ujaran, menuturkan bahwa dugaan kuat terkait pemotongan dana insentif terhadap beberapa petugas Covid-19.

“Saya hanya mau bilang, ada tiga kasus pemotongan insentif yang telah saya sampaikan ke publik melalui postingan di akun facebook saya, diantaranya dana kapitasi, dana pelatihan, insentif tim gugus, kalau dana kapitasi, saya terlapor dengan delik aduan pencemaran nama baik, namun fakta pemeriksaan, membenarkan adanya pemotongan yang dipaksakan,” tegasnya

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akan menuntaskan semua data – data yang dipegang serta mendesak agar Ketua Tim Gugus diperiksa.

” Insya Allah, saya akan tuntaskan semua data yang saya punya sampai ke APH, cuman persoalan APH, saya lihat dulu, APH mana yang serius, dan saya minta, Ketua Tim Gugus diperiksa terkait Pemotongan tersebut, sebab ini terkait Tanggung Jawab dia sebagai ketua Tim Gugus,” jelas Anca Mayor, sapaan akrabnya.

Anca Mayor menambahkan bahwa sebab mereka telah dibuatkan SK namun insentifnya dipotong. Walau iya tak menyebut nominal, tetapi dirinya sangat yakin hal tersebut bertentangan dengan regulasi yang ada.

“Saya minta KPK, Mabes, dan Kejagung turun mengusut tuntas semua dugaan korupsi di Kabupaten Sinjai,” kuncinya.

Saat dikonfirmasi ke Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies belum memberikan tanggapan terkait dugaanl tersebut. (Ril/Tynha)

Facebook Comments

Baca Juga :  Last Minute, Sabri Jadi Pendaftar Terakhir Pada Pilkades Turungan Baji, Diterima Langsung Mantan Kepala Desa Dua Periode
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *