Pemkab Sinjai Kembali Berdayakan UMKM

  • Share

UJARAN.SINJAI – Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai menggelar pelatihan manajemen pengelolaan Koperasi dan Koperasi Unit Desa (KUD) bertempat di Aula Wisma Sanjaya Putra Sinjai, Kamis (19/11/20) siang tadi.

Panitia Pelaksana, Nursyam Tahir dalam laporannya menyampaikan, di tujuan pelatihan ini diharapkan dapat memahami prinsip dasar pengelolaan koperasi yang baik dan benar, dapat meningkatkan pengetahuan pengurus, pengawas dan pengelola koperasi agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

banner 336x280

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang Model koperasi sehingga dapat mengelola secara baik dan mampu mencari peluang usaha,” jelasnya.

Baca Juga :  Breaking News (14/09) : Bupati Jeneponto Bersama Istirnya Dinyatakan Positif Covid-19

Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, A. Ilham Abubakar yang mewakil Bupati Sinjai keika membuka acara ini menyampaikan apresias atas terselenggaranya pelatihan ini sehingga kondisi Koperasi dan UMKM di Sinjai dapat menunjukkan peran dalam mendukung prekonomian daerah baik secara kelembagaan maupun tingkat usaha.

Lebih lanjut disampaikan, ditengah Pandemi Covid-19, koperasi tidak hanya mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk, tetapi juga jadi momentum untuk menghadirkan visi baru ditengah perubahan sosial ekonomi yang semakin dinamis.

Baca Juga :  Sinergitas LazisMu, 1000 Masjid Dapat Bantuan

“Pelatihan ini saya kira sangat penting, mengingat koperasi di Sinjai perlahan-lahan mulai berkembang. Dulu para penggiat koperasi memahami kalau koperasi adalah usaha kecil yang sulit berkembang, namun saat ini sudah banyak koperasi yang berkembang karena dikelola dengan manajemen yang baik,” jelasnya.

“Turbelensi ekonomi di masa pandemi memberikan pelajaran yang berharga dimana koperasi sektor keuangan dan simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi oleh eskalasi tersebut, sehingga perlu dipersiapkan sistem pengawasan secara ketat agar usaha koperasi tetap eksis,” ujar Ilham.

Baca Juga :  Legislator PAN Siap Bertarung di Musyda KNPI Sinjai

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini dananya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik dan diikuti sebanyak 60 pengurus koperasi, sedangkan narasumber dari Widyaswara dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel.  (Red/Pensa)

Facebook Comments

banner 120x600
  • Share