Pemuda Perbatasan yang Melangkah tak Terbatas

Kiri (Ramli Tamrin), Pemuda Perbatasan RI sekaligus pengusaha muda asal Nunukan.

UJARAN.NUNUKAN – Tepat 28 Oktober tiap tahunnya diperingati Hari Sumpah Pemuda untuk mengenang jasa para pemuda dalam membangun bangsa dan merefleksi peran pemuda masa kini.

Berbagai kegiatan maupun pandangan dari para pemuda digaungkan untuk memeriahkan peringatan hari tersebut.

Tak ketinggalan pandangan salah satu tokoh pemuda perbatasan Nunukan, Kalimantan Utara.

Ramli Tamrin, yang sedari lahir hingga kini masih menetapkan diri di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.

Sejak SD hingga SMA selalu aktif diberbagai kegiatan baik regional maupun nasional. Salah satunya mewakili Pramuka Saka Bahari Kalimantan Timur kala itu diajang Pelayaran Lingkar Nusantara Nasional 2013 di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan mewakili Indonesia di Jambore Internasional Sandakan Malaysia ditahun yang sama.

Sedari dulu hingga kini sangat akrab dengan ringgit dan rupiah hingga selalu berpergian dinegeri jiran Sabah, Malaysia.

Keinginan menuntut ilmu dijadikan penyemangat untuk menyetarakan bahkan melewati pembangunan infrastruktur dan SDM yang sering ia lihat di negeri tetangga. Kadang kala kilauan lampu yang terang benderang dilihatnya gemerlap tempat tinggalnya. Frekuensi radio Malaysia pun lebih mudah dan sering kali didapati ditape radio.

Hal ini yang membuat ia merasa apakah tinggal di Indonesia ataukah Malaysia. Dengan motivasi ini membuat ia melanjutkan pendidikan tinggi di Kota Makassar untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman yang lebih sebagai bekal untuk turut berperan membangun daerah.

Selama melanjutkan studi di Kota Daeng berbagai ajang kegiatan pun diikuti dari pengabdian pulau pesisir (Ekspedisi Nusantara Jaya, Kemenko Maritim) hingga giat belajar dan mengikuti kompetisi bisnis dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan GRAB.

Berbekal pengalaman dan ilmu di bidang bisnis digital kini ia kembali kekampung halaman untuk menerapkannya. Kini ia menjalankan bisnis pisang dan sedang merancang produk dari olahan pisang serta menargetkan mengekspor pisang ke negeri jiran.

“Alhamdulillah, bisnis pisang yang sedang saya tekuni mendapatkan apresiasi dari Bu Laura (Bupati Nunukan 2015-2020). Saya sempat sampaikan dengan beliau kalau saya ingin menjadi pebisnis pisang level nasional dan beliau sangat mengapresiasi hal tersebut.
Dilain sisi, saya sangat kagum dengan beliau masih muda, energik, cerdas dan luar biasa. Beliau juga pengusaha sekaligus politikus yang sukses. Dan dikepemimpinan beliau Nunukan lebih maju dan semangat mudanya tertular kepada anak muda diperbatasan yang terus berkarya untuk membangun Nunukan yang tercinta ini,” katanya kepada awak media, Jumat (30/10/20)

Baca Juga :  30.000 Unit Vaksin Covid-19 Tiba di Sulsel



“Satu hal yang patut kita tiru dari beliau yakni semangat mudanya yang terus berkobar demi membangun daerah menuju pusat kota untuk Indonesia Maju,” tutup Ramli Tamrin Mawapres 1 FIK UNM 2017.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Berapi-api, Sosok Nahkoda Baru OPM UNM

Fri Oct 30 , 2020
UJARAN.MAKASSAR – Ilham Arief secara resmi terpilih sebagai Ketua Organisasi Peregerakan Mahasiswa ( OPM ) Kampus UNM, hal ini melalui kesepakatan seluruh kader Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), di Sekretariat OPM Kota Makassar, Jumat (30/10/20). Saat dihubungi awak media, Nahkoda baru OPM UNM, Ilham mengatakan ini semangat baru di OPM Kampus UNM “Dengan keterpilihan saya, dengan ciri khas kepemimpinan yang saya pegang yaitu tetap mengedepankan hasil diskusi […]