Pupuk Nonsubsidi Disoal Petani Sukamaju Tellulimpoe

  • Share

UJARAN.SINJAI – Petani di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai mengungkapkan keresahannya terhadap masalah pupuk. Pasalnya, adanya pupuk nonsubsidi yang diwajibkan untuk diambil 2kg/1x pembelian pupuk subsidi.

Hal itu diungkap oleh Sudirman salah satu petani di Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe. Ia mengaku pembelian pupuk nonsubsidi itu hal yang diwajibkan.

“Diwajibkan, pokoknya kalau ambil 1 sak pupuk subsidi harus ambil pupuk nonsubsidi 2kg dengan harga Rp 15 ribu/kg,” jelasnya kepada awak media saat dihubungi lewat sambungan telepon, Sabtu (16/1/21).

“Aturannya pengecer, memang pupuk nonsubsidi itu dipromosikan tapi tidak diwajibkan kalau petani tidak sanggup,” sambungnya.

Memang ada target yang diberikan Dinas Pertanian, lanjut Herman, pupuk nonsubsidi harus laku sebanyak 500 kg/musim.

Namun, diungkap olehnya yang terjadi di Desa Sukamaju bisa dikatakan melebihi target dari dinas karena setiap pengambilan 1 sak pupuk diwajibkan mengambil pupuk nonsubsidi 2kg.

Bahkan diutarakan olehnya, pembelian pupuk nonsubsidi sebanyak 2kg/1x pengambilan pupuk subsidi hanya terjadi di Desa Sukamaju.

“Di desa lain di Kecamatan Tellulimpoe itu hanya 1 kilo/1x pengambilan pupuk subsidi, sedangkan di Desa Sukamaju itu diwajibkan 2kilo/1x pengambilan pupuk subsidi. Ini yang mesti dipertanyakan karena berbeda-beda, sedangkan aturannya itu keluar dari dinas dalam rangka sosialisasi pupuk nonsubsidi,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPHP) Sinjai, Surianti mengatakan, bukan Dinas Pertanian yang melakukan penargetan, namun target dari distributor secara berjenjang.

Baca Juga :  Perang Pena Kronologi Ricuh UNM, Apa Kabar?

“Produsen ke distributor dan distributor ke pengecer. Tidak ada campur tangan dinas,” katanya saat dihubungi oleh wartawan Ujaran.

Ia juga menyampaikan, pihaknya hanya memiliki kewenangan pada tahap perencanaan dan kuota.

Adapun, tuturnya, tata niaganya itu di Dinas Perdagangan Sinjai, bukan Dinas Pertanian Sinjai.

“Intinya yang berikan target itu produsennya, dan distributor juga memberikan target ke pengecernya. Intinya ini aturan internal mereka,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Sinjai, Bur mengatakan, yang wajib itu 1kg.

“Saya sudah komunikasi dengan distributornya dan memang yang wajib ikut itu 1 kg,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, akan turun secepatnya ke lapangan menindaki pengecer yang mewajibkan petani membeli pupuk nonsubsidi sebanyak 2kg

“Perlu juga diketahui kalau Petani yang minta itu tidak ada masalah, tapi kalau pengecer yang mewajibkan itu adalah masalahnya. Saya akan turun hari Senin guna menindaki secara tegas jika memang pengecer resmi yang berbuat seperti itu,” jelasnya. . (Red/Pensa)

Facebook Comments

banner 120x600
  • Share