Rumah Puan Maharani Dibakar Pendemo, Cek Faktanya

  • Share
Pendemo Bakar Rumah

UJARAN.JAKARTA – Demonstrasi menolak pengesahan Umnibus Law atau Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja kian marak diberbagai daerah. Salah satunya kembali terjadi pembakaran rumah yang diduga adalah rumah Puan Maharani (Ketua DPR RI).

Sebuah akun facebook dengan nama Sopian Lbgambir membagikan sebuah video kericuhan aksi anarkis pedemo. Dalam video yang beredar pedemo membakar rumah yang disebut adalah milik politisi PDI Perjuangan itu.

Dalam unggahannya ia menuliskan “Rumah puan Maharani ketua umun DPR RI Dibakar para Demo”.

Unggahan ini mendapatkan respon dari 15 warganet, Serta lima komentar dan 12 kali dibagikan ulang. Tangkap layar video yang diklaim pembakaran rumah ketua DPR RI Puan Maharani oleh pendemo.

Akan tetapi dari berbagai hasil penelurusan ujaran, Sabtu (10/10/20) klaim rumah Ketua DPR RI Puan Maharani dibakar pedemo adalah salah atau hoaks.

Faktanya, video tersebut adalah kericuhan di depan kantor DPRD Kota Malang saat aksi menolak pengesahan UU Ciptaker.

Potongan video kericuhan tersebut dimuat di situs Medcom.id. Dalam artikel video berjudul “Ricuh, Massa Demo Rusak Gedung DPRD Malang Kota”.

Aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Kamis 8 Oktober 2020, berujung ricuh. Sejumlah massa aksi melempar botol, batu hingga petasan ke arah gedung dewan.

Kondisi tersebut menyebabkan kaca di sejumlah sudut gedung DPRD Kota Malang pecah. Bahkan, kawat duri yang dipasang polisi pun juga ikut dirusak, hingga membuat massa aksi merangsek ke halaman gedung dewan.

Menurutnya massa aksi sempat melempar batu dan melakukan perusakan hingga membakar fasilitas umum di kawasan Tugu Kota Malang. Beruntung aksi demo berhasil dibubarkan dan selesai sekitar pukul 17.15 WIB.

“Memang ada beberapa yang luka, dari massa, dan dari aparat, dari kita. Kemudian ada kendaraan yang dirusak, ada yang dibakar. Sampai sore ini semua kegiatan selesai, aman, tidak ada aksi lanjutan. Kita bisa lakukan negosiasi dengan baik, kita imbau untuk sore ini mereka membubarkan diri,” jelasnya dikutip dari jurnal garut.

banner 336x280

(Red/yy)

Facebook Comments

Baca Juga :  Breaking News : Kasus Pasien Covid-19 di Sinjai Bertambah 2 Orang
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *